Umum

Seperti yang Dipinta KPK, Mari Kita Doakan Indonesia Agar Tak Makin Dikerjain Bjorka.

Eko Wibowo 4 days ago 745.0

Ada yang kenal gambar apa itu yang di jidat avatar Bjorka?

**

"Mudah-mudahan seandainya disasar, mudah-mudahan KPK mampu menangkalnya, mohon doanya" kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron kepada wartawan, Kamis (15/9/2022) seperti dilansir detikNews.

**

Bjorka semakin ngartis. Drama pembobolan beberapa data penting membuatnya terlihat penting. Sampai-sampai pihak keamanan negeri kita ini sudah berhasil mengamankan seorang penjual es di Madiun.

Pak menteri Kominfo sebelumnya juga sudah mengajak segenap rakyat Indonesia untuk lebih rajin menggonta-ganti kata kunci, sementara Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyebut serangan hacker Bjorka hanya tergolong berintensitas rendah. Namun anehnya, pemerintah juga diketahui telah membentuk tim khusus untuk menjaga keamanan data setelah heboh kemunculan peretas Bjorka tadi. Pemerintah ingin memastikan kepercayaan publik tetap terjaga.

Jiah….

Kenapa tidak ada permintaan maaf, atau sekadar pengakuan atas kekurangan, dan juga koreksi diri bahwa telah mempertaruhkan kepercayaan rakyat Indonesia dan dunia atas sistem pengamanan data di Indonesia?

Karena bila memang intensitasnya masih rendah, kenapa pula bisa jebol juga? Kenapa kemudian harus dibentuk tim khusus segala??

Banyak pertanyaan. Dan hanya pertanyaan-pertanyaan sederhana. Yang jawabannya, sekali lagi mungkin hanya akan membuat banyak yang semakin kecewa.

Kecewa boleh saja. Tapi yakinlah semua stakeholder pasti sudah berusaha sesuai dengan kapasitasnya. Ya, pastinya tidak perlu gembar-gembor dan banyak cing-cong.

Tapi setidaknya, pihak-pihak yang diberi kewenangan oleh negara untuk berbicara hendaklah berbicaralah yang menenangkan dan berkualitas.

Yang meyakinkan gitu lho

Meyakinkan itu penting, karena sudah begitu terlihat bagaimana ketika Bjorka terkesan meremehkan Indonesia? Begitu terlihat bagaimana Bjorka menantang Indonesia?? Disebut 'idiot' pun seharusnya sudah lebih dari cukup untuk membuat membuat tersinggung dan malu???

Ketersinggungan tersebut, oleh negara seharusnya mampu diubahnya menjadi sebuah semangat dan usaha yang tepat sehingga oknum seperti Bjorka ini tidak semakin jumawa. Ketika kemudian Bjorka berhasil diinjak, mereka yang selama ini berderet menjadi simpatisannya tentunya akan terbungkam dengan sendirinya.

Tapi Bjorka dan semua simpatisannya di Indonesia, jelas tidak lebih penting dari kekuatan keamanan siber yang seharusnya dimiliki oleh negara. Ada Bjorka ataupun tidak, negara harus kuat menjaga keamanan data pribadi warganya.

Tinggallah kini menunggu hasil dari apa yang kemudian diusahakan oleh negara itu.

Cukupkah?

Ya entahlah. Ketika kemudian lembaga super milik negara seperti KPK saja masih mohon doa atas keselamatan data-datanya, ya gimana??....

Berdoa…., mulai!