Umum

Anies Ladeni Giring Itu Cerdas! Karena…..

Eko Wibowo 4 months ago 999.0

…… ya begitulah.

Partai apa dan siapa orang partai yang paling rajin bawel ke Anies Baswedan?

Untuk partai, mungkin jawabannya ada dua, satu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan dua, Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Sementara untuk siapa-nya, sepertinya cukup satu dan hanya satu-satunya: Giring!

Iya. Itu tuh, H. Giring Ganesha Djumaryo, bapak Ketua Umum PSI.

Giring Ganesha, begitu biasanya disebut, memang punya vokal yang berlebih terlebih demi seorang Anies Baswedan. Dari menyebut pembohong hingga yang terbaru, keceblos lumpur dan bertemu kambing-kambing di areal yang rencananya akan dibangun sirkuit Formula E--ajang yang "Anies banget" itu, moncong meriamnya selalu diarahkan ke Gubernur DKI Jakarta itu.

Seperti diketahui, Anies terlihat begitu bersungguh-sungguh demi agar Jakarta bisa menjadi penyelenggara Formula EPrix. Bayar mahal dari duit pinjamanpun dilakukannya agar ajang balap mobil listrik itu bisa ngebut di aspal Jakarta.

Kengototan Anies diimbangi oleh Giring yang nyatanya tak kalah all-out-nya. Giringlah mungkin satu-satunya elit partai yang selalu nge-zoom setiap gerak-gerik--baik badan maupun bibir-- Anies Baswedan.

Tapi jelas itu sangat bisa dipahami, karena PSI memang baru punya suara di DKI Jakarta. Jadi ya wajar, sebagai "anak baru" PSI tentunya sebisa mungkin memperlihatkan kerajinan yang lebih dibanding dengan yang lain.

Tapi konyolnya, Anies Baswedan meladeni apa yang dilakukan Giring. Anies menjawab setiap sindiran dari mantan vokalis Nidji itu. Dan ini menarik.

Padahal Giring maupun PSI adalah David di depan Anies yang seumpama Goliath. Sehingga terlihat konyol ketika Anies ternyata tak kalah semangatnya melayani kelakuan Giring itu.

Berbekal Wikipedia, terlihat Giring memang tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan Anies. Di Universitas Paramadina, status Anies adalah mantan rektor, sementara Giring hanya mantan mahasiswa dikarenakan dikeluarkan. Dari sisi ini, Anies vs Giring jelas tidak ada imbang-imbangnya pisan.

Sementara bila berbekalkan Y-Publica, Giring lagi-lagi inferior di hadapan Anies Baswedan. Dari hasil survei lembaga tersebut pada November 2021 lalu, sebagai capres 2024 Anies Baswedan, berada di urutan keempat di bawah Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Ridwan Kamil.

Giring di mana?

Lumayan sih, Giring masuk sepuluh besar, tepatnya di urutan kesembilan. Menariknya Giring unggul dari Khofifah Indar Parawansa, Mahfud MD, Gatot Nurmantyo, Andika Perkasa, bahkan Puan Maharani dan Airlangga Hartarto.

Tapi tetap saja, untuk urusan copres-capres itu, Giring boleh saja cium tangan ke Anies Baswedan. Sebab di lembaga-lembaga survei lainnya, mayoritas menempatkan Anies yang selalu bersaing di tiga besar.

Sementara bila dilihat dari kepartaian, memang Giring terlihat lebih unggul. Secara, Giring adalah seorang Ketum partai. Sementara Anies, tak berpartai. Atau belum berpartai. Bagaimana kalau Anies mendirikan PTKA: Partai Tukang Parkir Air?

Tapi lihatlah bagaimana suara PSI, setidaknya dari hasil survei! Elektabilitas PSI dalam survei dari indEX Research pada 26 Desember 2021 – 5 Januari 2022, disebut mempunyai elektabilitas sebesar 5,4 persen. Sementara elektabilitas Anies seorang sebagai capres, rata-rata dua digit, walau masih di angka belasan. Artinya, elektabilitas seorang Anies berlipat berkali-kali dibanding elektabilitas PSI yang adalah sebuah partai politik.

Nah, setelah melihat betapa superiornya Anies Baswedan, dan kenapa Anies kok ya ikut permainan Giring, tentu ini ada apa-apanya?

Padahal kalau Anies ingin lebih membesar, tentu sangat masuk akal bila memilih musuh yang lebih besar juga. Anies bisa numpang pansos dengan meladeni kekuatan besar yang tak kalah bawelnya.

Siapa dia?

Sudah disinggung di atas. PDIP!

Iya, PDIP tak kalah pedasnya ke Anies. Selain pernah usul interpelasi, menyebut Formula E sebagai program asal jalan, PDIP juga mengatakan sumur resapan lebih baik untuk ternak lele saja.

Tapi agaknya Anies jiper kalau harus het tu het lawan PDIP. Khawatir terjungkal bila kena seruduk banteng, jadi ya, mending lawan Giring saja. Walau Giring lebih nyaring, tapi tetap saja tidak akan membuat dirinya terbanting. Malah bisa menjadi ajang sparing.

Anies meladeni Giring tentu ketum PSI itu bisa memberinya rasa nyaman, dengan sesekali, eh sering ding, dibantu oleh Pak Wagub dan anggota DPRD yang kemarin-kemarin telah diajaknya makan-makan.

Anies senang, Giring girang, sementara warga Jakarta jadi lupa pada posisinya sebagai obyek penderita, seperti yang disampaikan Kakak Pembina di YouTube ini.

Silakan kaka….

https://tasikmalaya.pikiran-rakyat.com/entertainment/pr-063017295/masuk-10-besar-elektabilitas-calon-presiden-2024-giring-alhamdulillah-gaskeun?_gl=1%2As1vxey%2A_ga%2ALW9hT3oycGsyMUtjalBocHNnSlVrVGtkdEZDX1d5M2Vmazk1cTA2a2FPaDhsZVZZSVFQN0pKczduczE1UV9sQQ..

https://www.tribunnews.com/nasional/2021/06/13/psi-kukuh-dukung-giring-ganesha-di-bursa-capres-2024

https://www.jawapos.com/nasional/politik/09/01/2022/survei-pernyataan-giring-berimbas-pada-elektabilitas-psi/