Sport

Belum Saatnya Erick Thohir Untuk Jadi Cawapres .

Tunny a year ago 315.0

Erick Thohir sangat progres semenjak terpilih sebagai ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Tangan dingin Erick Thohir membuat publik punya harapan besar akan kemajuan tim nasional Indonesia kedepan.

Kita sempat dikecewakan dengan gagalnya Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia U 20 beberapa waktu lalu lantas terobati oleh tim nasional yang menjuarai Sea Games di Kamboja kemarin.

Kemudian kita dibuat bergembira juga dengan kedatangan tin nasional Argentina yang saat ini menempati peringkat pertama dunia.

Laga antara Indonesia melawan Argentina memang di atas kertas sudah jelas. Namun kelelahan atas tim nasional Argentina tak membuat kita menjadi terpuruk melainkan kita bangga dengan permainan tim nasional Indonesia yang cukup memuaskan.

Perlawanan yang luar biasa dilakukan oleh tim nasional Indonesia membuat Argentina kesulitan dan itu di akui oleh publik Argentina itu sendiri.

Erick Thohir efek di PSSI tidak bisa ditampik begitu saja. Motivasi yang kuat dari Erick Thohir membuat tim nas kita mulai di soroti oleh pihak luar.

Mendatangkan Tim Nas Argentina memang tak mudah loh! Namun Erick Thohir punya tangan dingin dalam mengelola PSSI membuat itu bukanlah mimpi semata.

Dengan melawan tim kelas atas alias peringkat dunia tentu akan menambah jam terbang tim nasional kita sebelum perhelatan piala Asia mendatang.

Namun dibalik kegembiraan kita ini ada isu politik yang sedikit membuat para pecinta sepakbola nasional cemas. Sebab isu akan dicalonkan Erick Thohir sebagai wakil presiden mencuat dan didukung dengan elektabilitas Erick Thohir yang begitu baik.

Disisi lain saat ini Erick Thohir juga begitu dan sudah berada dalam tubuh organisasi terbesar alias sudah menjadi warga Nahdliyyin (sebutan bagi warga Nahdlatul Ulama).

Memang itu hak politik Erick Thohir sebagai warga negara untuk dipilih dan memilih namun secara peribadi saya berharap agar Erick Thohir tidak memanaskan sahwat politiknya dan berkonsentrasi untuk memajukan sepakbola Indonesia.

Ada waktunya untuk Erick Thohir maju, apabila sepakbola Indonesia maju maka elektabilitas Erick Thohir juga dengan sendirinya akan ikut serta. Sebab publik saat ini sudah pandai dalam memilah mana yang omong kosong dan ahli pelintir alias ahli ngeyel alias ahli kata-kata namun nol kinerja.

Ide-ide cerdas dari Erick Thohir memang dibutuhkan oleh bangsa ini namun bagusnya adalah perlahan-lahan menuju kancah perpolitikan Pilpres.

Bahkan jika PSSI punya gebrakan dan prestasi luar biasa maka jangankan wakil presiden melainkan untuk menuju kursi presiden juga mudah baginya untuk meraih hati publik.

Dengan sendirinya pecinta sepakbola Indonesia akan memberi dukungan bagi Erick Thohir tanpa perlu adu domba sana-sini, tanpa perlu bawa simbol agama dan lainnya sebaginya.

Begitulah rumput yang bergoyang!