Politik

Tegaskan Loyal Dukung MU, Ganjar Lempar Kode Politik Soal Loyalitasnya Ke PDI Perjuangan?.

Widodo SP 2 months ago 559.0

Belum lama ini Ganjar Pranowo mengunggah semacam tantangan loyalitas yang dialaminya dengan menjadi pendukung Manchester United (MU). Klub yang pada musim kompetisi 2021/2022 kemarin terbilang sangat babak belur dan sudah cukup lama tidak mengangkat trofi, yang terakhir kali diangkat ketika MU dilatih Jose Mourinho yang sekarang menangani AS Roma.

Kita bisa lihat di unggahan akun IG resminya, dengan berpakaian ala Jawa, Ganjar berkata begini dengan gaya khasnya.

“Menguji sebuiah loyalitas itu adalah mendukung MU. Meskipun kalah, sedih, robek-robek … tapi loyal. Anda pendukung MU? Dibully terus bro. Dibully Mas Ganjar jagomu kalah. tapi tetep merah!” kata Ganjar Pranowo.


Bagi SEWORD-ers yang mungkin kurang suka sepak bola, saya kasih tahu sedikit bahwa Ganjar Pranowo ini memang dikenal pendukung MU. Biasanya pendukung MU yang sudah berusia seperti beliau ini bukan pendukung kategori anyaran atau pendukung karbitan yang baru “kemarin sore” mendukung MU, tapi pendukung lawas yang memahami sejarah klub asal Manchester itu.

Suatu dukungan yang memang memerlukan loyalitas, terlebih sejak MU ditinggal pensiun oleh pelatih kawakan Sir Alex Ferguson, bisa dibilang prestasi MU terus menurun sampai hari ini. Kondisi yang coba diperbaiki dengan mendatangkan Erik Ten Hag, pelatih asal Belanda, yang besok malam akan memulai kiprahnya dengan membawa MU melawan Brighton di Old Trafford, markas besarnya.

Apakah Ganjar sedang Memberi Kode Politik?

Kelakar Ganjar soal MU tadi bisa jadi memang benar konteksnya adalah sebagai pendukung MU. Beliau ingin memberi semangat kepada para pendukung MU untuk terus loyal mendukung tim kesayangan mereka, meskipun belakangan kerap kena bully dan sedih ketika timnya kalah melulu.

Akan tetapi, saya kok sekilas merasa ada kode politik yang bisa jadi sedang dilemparkan oleh Ganjar Pranowo, sebagai kader PDI Perjuangan yang kebetulan sama-sama berwarna merah seperti warna klub MU, ya?

Jadi, meskipun ada selipan kata-kata berunsur sepak bola dan MU, perhatikan kata kunci yang Ganjar lontarkan: menguji sebuah loyalitas, meskipun kalah tapi tetap loyal, dan ini yang paling jelas: tapi tetap merah!

Tampaknya ini terdengar sebuah tanda bahwa apa pun yang terjadi, seorang Ganjar Pranowo berkomitmen tetap akan merah alias menjadi kader PDI Perjuangan.** Tentu saja masih perlu bukti setidaknya sampai nama duet Capres-Cawapres 2024 beneran dirilis PDI Perjuangan, dengan maju atau tidaknya Ganjar sebagai kader PDI Perjuangan. Bagaimana menurut Anda?

Begitulah kura-kura...